Saturday, October 13, 2018

Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Linux Debian Server

Samba adalah program yang bersifat open source yang menyediakan layanan seperti berbagi berkas (file service) dan berbagi alat pencetak (print service), resolusi nama NetBIOS, dan pengumuman layanan (NetBIOS service announcement/browsing). - Wikipedia Indonesia.


Cara menginstall samba server di debian 8 (jessie), yaitu :
  1. Buka terminal di debian dan masuk ke user root, lalu setting IP terlebih dahulu pada debian.
  1. Jika sudah, masukkan DVD 1 debian.
  1. Ketik apt-cdrom add untuk mendeteksi DVD yang sudah dimasukkan.
  1. Lalu ketik apt-get install samba untuk menginstall paket samba server.
*Tampilan jika paket telah terinstall.
  1. Kemudian ketik apt-get install smbclient untuk menginstall paket samba client.
*Tampilan jika paket telah terinstall
  1. Ketik nano /etc/samba/smb.conf dan isi di paling bawah sesuai gambar.
 Jika sudah ketik Ctrl+X dan ketik Y, Enter.
  1. Lalu ketik /etc/init.d/samba restart untuk merestart paket sambanya. 
  1. Tambahkan sebuah user di debian, misal smk6, kemudian masukkan password yang ingin digunakan, masukkan data diri (jika data diri tidak ingin diisi, langsung klik enter saja), dan klik Y.
  1. Untuk mengecek user yang telah dibuat, masuk ke direktori /home lalu ketik ls -l di terminal. 
  1. Coba buat salah satu file dengan masuk ke user yang telah dibuat, kemudian ketik touch tkj1 di terminal, dan ketik ls -l untuk memastikan file yang telah dibuat.
  1. Sebelum mengetesnya, install terlebih dahulu paket SSH server agar nanti bisa berbagi file dan client harus terhubung terlebih dahulu dengan server debian yaitu dengan mensetting IP pada client, misalkan server debiannya menggunakan IP 192.168.70.1, lalu pada clientnya menggunakan IP 192.168.70.2.
  1. Untuk mengetes samba server, anda bisa menggunakan aplikasi WinSCP. Jika belum punya aplikasinya, download terlebih dahulu lewat website officialnya WinSCP.
  1. Jika sudah punya, buka aplikasinya, lalu isi hostname dengan IP debian dengan file protocolnya SFTP dan portnya 22, lalu isi juga username dengan user yang sebelumnya telah dibuat dan isi passwordnya, kemudian klik Open.
  1. Klik yes, jika muncul notifikasi.
  1. Akhirnya konfigurasi samba server selesai, untuk membagi data di WinSCP cukup drag&drop saja.

Demikian yang dapat saya bagikan untuk anda tentang Cara Install dan Konfigurasi Samba Server di Linux Debian Server, semoga bermanfaat. 

2 comments:

  1. Step No.7 Perintah dengan Gambar tidak sesuai. Harap diperbaiki
    Jangan lupa berkunjung di Website saya juga ^_^

    https://WibuReview.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oiya gan, terima kasih telah membaca.
      Sekarang sudah diperbaiki.

      Delete